Monday, 8 August 2016
Sistem Bioflok Jadi Rujukan
Sistem Bioflok Jadi Rujukan
PARINGIN, Sistem Bioflok yang diterapkan Balai Benih Ikan (BBI) Gunung Manau Balangan kini menjadi rujukan berbagai kalangan, tidak hanya di Kalsel namun juga luar provinsi.
Sembilan bulan berjalan sejak Agustus 2015 lalu, kini sistem Bioflok yang diterapkan BBI Gunung Manau menjadi pusat informasi tentang sistem Bioflok.
"Respon dari masyarakat sangat baik, instansi dan perusahaan berdatangan untuk belajar sistem ini ke BBI Gunung Manau. Banyak yang datang bahkan beberapa desa di semua kecamatan di Balangan juga datang, ada juga dari pelajar dan perguruan tinggi, bahkan dari Kaltim juga ada," ujar Kepala BBI Gunung Manau.
Kebanyakan yang datang ke BBI Gunung Manau, kata Arifin, mereka ingin mengetahui lebih luas seperti apa sistem Bioflok tersebut dan berencana menerapkannya.
Melihat besarnya minat masyarakat setempat untuk menerapkan sistem Bioflok dalam membudidaya ikan, pihaknya pun kata Arifin secara khusus melaksanakan pelatihan sejak awal tahun 2016 tadi dan sudah ada satu angkatan.
"Mereka mendapatkan materi tentang bioflok, sekaligus praktik langsung di lapangan," ujar Arifin.
Sebelum adanya sistem Bioflok ini Balai Benih Gunung Manau dulunya hanya mampu menghasilkan bibit ikan sebanyak 30 ribuan saja, kini dengan sistem Bioflok ini sudah mencapai dua kali lipat.
"Dengan sistem Bioflok ini, sudah saatnya swasembada ikan di Balangan bisa terwujud," pungkasnya. (sugi)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Waspada Kematian Bayi Masyarakat khususnya para orang tua, dimintai mewaspadai pada bulan februari sampai April mendatang. ...

-
Tatanjang Alat Menanam Jika Tajak digunakan untuk membersihan lahan pertanian sebelum tanam, maka Tatanjang, Tatujah atau Tatajuk d...
-
SISTEM PERLADANGAN DAN KEARIFAN TRADISIONAL ORANG DAYAK DALAM MENGELOLA SUMBER DAYA HUTAN Oleh Prof. Dr. H. Arkanudin, M.Si G...
-
Tagapit, Dayak Ma’anyan Warukin Tetap Ekses “Setelah menemukan ‘tanah berjanji’ Werukin, Nawuraha pergi ke Paring Lahung menjemput k...
No comments:
Post a Comment