Wednesday, 13 April 2016

Wakapolres Diganti

Enam Personil Polres Balangan Berganti
PARINGIN, Ada Enam Jabatan di Polres Balangan Dirotasi, perindahan jabatan ini, sesuai dengan surat telegram nomor  ST / 650 / III / 2016. KEPUTUSAN KAPOLDA KALSEL : KEP / 4 / III / 2016 TGL 30 - 03 - 2016, tentang mutasi personil di lingkungan Polda Kalsel, ada lima pergeseran jabatan di lingkup Polres Balangan.
Ke Enam Jabatan tersebut, di antaranya Wakapolres, Kapolsek Paringin, Kapolsek Batumandi dan Kapolsek Lampihong.
Wakapolres Balangan yang dulu dijabat oleh Kompol Iwan Wahyu Purnomo digantikan oleh Kompol Reinaldo yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 2 Ditintelkam Polda Kalsel.
Sedangkan untuk jabatan tiga Kapolsek masing-masing dijabat oleh IPTU Anthoni sebagai Kapolsek Paringin, IPTU Rudi sebagai Kapolsek Batumandi, dan IPDA Krismianto menjabat sebagai Kasat Tahti.
"Perwira yang menempati jabatan baru agar bisa beradaptasi dengan cepat di lingkungan tugas yang baru," ujar  Kapolres AKBP Sudrajad Hariwibowo disela serah terima jabatan yang dilakukan di halaman Mapolres Balangan, Rabu (13/4).
Wakapolres Balangan baru sendiri mendapat pesan khusus dari Sudrajat, agar  jangan sungkan untuk menegur anggota yang tidak disiplin.
"Silakan tegur jangan sungkan, ini demi peningkatan kinerja personil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Balangan,''pesanya.
Sedangkan, untuk perwira yang pindah tugas di luar Polres Balangan seperti Kompol Iwan Wahyu Purnomo, Kapolres Balangan AKBP Sudrajad Hariwibowo mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini di Bumi Sanggam.
Dalam kesempatan yang sama, Wakapolres Balangan yang baru, Kompol Reinaldo menegaskan akan membenahi apa-apa yang kurang dari kinerja personil Polres Balangan, dan mempertahankan yang sudah baik.
"Saya siap bekerja dan membantu Kapolres dalam menjalankan tugas," pungkasnya (sugi)

Pengurus KNPI

Nurdian Wahyudi Terpilih Pimpin KNPI Balangan
PARINGIN,  Nurdian Wahyudi terpilih secara aklamasi sebagai ketua Komite Nasional Pemuda Indinesia (KNPI) Kabupaten Balangan periode 2016-2019, Rabu (13/4) saat digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Balangan.
Musda yang digelar KNPI Balangan ini, selain dihadiri langsung oleh Bupati Balangan H Ansharuddi, Ketua DPRD Balangan H Abdul Hadi dan Perwakilan KNPI Provinsi Kalsel juga turut dihadiri 20 organisasi kepemudaan se Balangan.
Nurdian Wahyudi yang terpilih sebagai ketua dalam Musda KNPI yang berlangsunga di  yang dilaksanakan di Aula Mayang Maurai ini mengungkapkan, dirinya kedepan akan membawa mengawal KNPI selaku wadah berkumpulnya organisasi kepemudaan akan membawa pemuda kabupaten Balangan lebih baik.
Untuk itu, lanjut Nurdian, dirinya sebagai ketua baru KNPI akan melakukan konsolidasi terhadap semua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di Bumi Sanggam.
"Kita juga akan menjalankan beberapa program prioritas untuk kegiatan KNPI kedepannya," tegasnya.
Salah satu program prioritas itu, lanjut Nurdian, yakni melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas OKP lewat pelatihan.
Selain itu, menurut Ketua Ikatan putra putri Al Washliyah Balangan ini, dirinya akan mendorong agar unsur kempemudaan turut serta berpartisipasi dalam proses pembangunan khususnya pembangunan daerah Balanga.
"Kita akan berusaha semaksimal mungkin agar KNPI khususnya dan pemuda Balangan umumnya bisa menjalankan perannya dengan baik. Salah satunya, turut serta dalam proses pembangunan Balangan," pungkasnya. (sugi)

Tuesday, 12 April 2016

Pelatihan Jurnalistik

Pelajar Antusian Ikuti Pelatihan Jurnalistik

PARINGIN,  Dalam upaya meningkatkan minat baca dan menulis bagi para pelajar, Kantor Perpustakaan Dokumentasi dan Arsip Daerah (KPDAD) setempat Selasa (12/4) kemarin menggelar pelatihan jurnalistik tingkat pelajar SMA sederajat se Kabupaten Balangan.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sanggam Kecamatan Paringin Kota ini, diikuti oleh 35 pelajar terdiri dari perwakilan masing-masing SMA sederajat se Kabupaten Balangan.
Pelatihan jurnalistik ini, merupa bagian dari agenda Acara Pekan Gemar Membaca yang diberi tema Balangan Membudaya yang digelar Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Balangan.
Kepala KPDAD Balangan, Ir Syarif Ubaidillah mengungkapkan, melalui kegiatan ini diharapkan seiring dengan tumbuhnya minat menulis dalam jiwa pelajar, juga meningkatkan minat baca.
"Kalau sudah suka menulis secara otomatis mereka (Pelajar,Red) akan mencari referensi dalam tulisannya dengan memperbanyak membaca buku maupun internet," katanya.
Untuk para pemateri yang dihadirkan sendiri, yaitu jurnalis dari tiga surat kabar harian lokal Kalsel, termasuk di antaranya wartawan Media Kalimantan.
Selain disuguhi materi tentang dasar-dasar menulis berita, para pelajar juga menerima materi terkait fotografi jurnalistik dan perkenalan perkembangan pers di Indonesia.
"Semoga dengan pelatihan jurnalistik ini para siswa semakin tumbuh minat baca dan menulisnya," harapnya. (sugi)

Raperda Inisiatif




Dewan Anggarkan 3 Perda Inisiatif
PARINGIN,  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balangan akan mendorong 3 Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Inisiatif untuk digodog sebagai Perda dalam Prolegda pada tahun 2016 ini. Diantara ketiga Raperda tersebut, Tentang Perlindungan anak dan perempuan
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Balangan, M Nor Iswan mengatakan,pembentukan Raperda inisiatif tersebut, dengan sejumlah alasan dan latar, diantaranya seperti, Raperda inisiatif tentang Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak karena prihatin dengan makin maraknya tindak kekerasan pada perempuan dan anak di Bumi Sanggam.
“Kekerasan terhadap perempuan makin meningkat termasuk dalam rumah tangga, demikian juga dengan kekerasan terhadap anak mulai dari kekerasan fisik, sosial, hingga seksual. Ini yang harus kita disikapi,” tegas wakil rakyat asal Paringin ini.
Pengajuan raperda ini, menurut Politisi PKS ini, untuk mengkomodir keinginan masyarakat yang terlebih dulu melalui hasil dari penjaringan keinginan masyarakat itu sendiri dan telah memperoleh persetujuan dari seluruh anggota DPRD yang tentunya.
Raperda yang diajukan tersebut belum sesuatu final, karena masih akan dilakukan pengkajian badan pembentukan perda DPRD Balangan bersama Pemerintah Daerah tapi yang pasti sudah dianggarkan untuk 3 buah Raperda.
“Rencananya ketiga Raperda ini akan mulai Kita bahas di DPRD dalam waktu dekat ini bersama dengan beberapa Raperda lainnya yang diusulkan Pemerintah Daerah,’’ pungkasnya. (sugi)

Izin Sawit Dicabut






Akhirnya Izin  Sawit Dicabut

BARABAI,  Setelah menjadi 'polemik' panas dan panjang akhirnya, Bupati Hulu Sungai (HST) H Abdul Latif mengeluarkan surat pencabutan surat Izin lokasi pembangunan perkebunan kelapa sawit seluas 3.800 hektar atas nama PT. Sahoya Agro Lestari yang dikeluarkan oleh Bupati HST sebelumnya yakni, Harun Nurasid.

Pencabutan izin perkebunan sawit ini, menjadi ajang pembuktian atas komitmen  atas janji politk yang disampaikan pada Pilkada HST lalu, dimana H Abdul Latief dan H. A Chairiansyah menjanjikan tidak melakukan perkebunan sawit dan penambangan batu baru di Bumi Murakarta.

Pencabutan izin sawit ini, menurut H Abdul Latief, berdasarkan UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Dimana lanjutnya,  sesuai pasal 37 ayat (3), bahwa izin pemanfaatan ruang yang  tidak sesuai dengan rencana tata ruang wilayah dibatalkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah menurut kewenangan masing-masing sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Sesuai dengan Pasal 50 ayat (5) Perpres Nomor 3 Tahun 2012 tentang RTRW Pulau Kalimantan, bahwa Kabupaten HST tidak dicantumkan sebagai daerah yang diperuntukan untuk pemanfaatan kawasan budidaya perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Inilah dasar kita mencabut izin sawit ini,’’ tegasnya.
Apalagi menurut mantan anggota DPRD Provinsi Kalsel ini, kebijakan menolak adanya perkebunan kelapa sawit dan juga tambang batu bara di HST bukan hanya sekedar memenuhi janji politik tetapi memang atas dasar keinginan masyarakat.
“Kita bukan anti investor, silakan bagi investor yang berminat untuk menanamkan modal dibidang perkebunan di HST tapi tidak untuk perkebunan sawit. Ini sudah harga mati susuai  dengan visi dan misi yang kami  emban dalam memimpin HST 5 tahun mendatang,’’ ungkapnya.

Terpisah, Pengamat dan Pemerhati Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) dan Lingkungan Bery Nahdian Forqan mengungkapkan, keputusan Bupati HST sudah tepat sesuai aspirasi publik yang selama ini berkembang sehingga patut untuk diapresiasi.
Pencabutan izin ini, lanjut mantan direktur Walhi Nasional ini, bukan hanya akan menyelamatkan HST dari bencana ekologi yang lebih besar, namun juga Kalsel secara umum.
Terakhir dirinya mengatakan, semoga keputusan ini memang berdasarkan pertimbngan akan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan dan kepentingan publik yg lebih luas, bukan berdasarkan adanya sentiment bisnis yg bisa memunculkan "keluar dari mulut harimau masuk mulut buaya’’.
“Tinggal bagaimana masyarakat tetap bisa mengawal konsestensidari kebijakan Bupati HST ini,’’ tungkasnya.
Untuk diketahui, Bupati HST sebelumnya, H Harun Nurasid memberikan Izin lokasi pembangunan perkebunan kelapa sawit seluas 3.800 hektar pada PT. Sahoya Agro Lestari yang terletak di Kecamatan Batang Alai Timur, Batang Alai Selatan dan juga mencabut Keputusan Bupati HST Nomor: 500/57/503/ Tahun 2014 tentang Pemberian Izin Lokasi untuk keperluan pembangunan perkebunan karet dan kelapa sawit seluas 20.000 hektar terletak di Kecamatan limpasu, Batang Alai Utara, Batang Alai Selatan, Haruyan, Batu Benawa dan Hantakan atas nama PT. Globalindo Nusantara Lestari. (sugi & adiyat)

Monday, 11 April 2016

Buku Nikah

Balangan Miliki Stok Seribu Buku Nikah

PARINGIN,
Jumlah angka pernikahan di Balangan lumayan tinggi, dimana menurut catatan Kemenang Balangan ditahun 2015 lalu ada 783 peristiwa nikah dan rujuk, jumlah ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya yakni sebanyak 770.
Meski jumlah angka nikah lumayan tinggi, namun kata Kepala Kemenang Balangan Raihan Redha, angka tersebut tidak ada kendala karena stok buku nikah masih aman.
"Kita miliki stok buku nikah sebanyak 1000 buah. Jadi meskipun tahun ini angka pernikahan banyak dari tahun lalu tidak akan masalah," ungkap Raihan.
Jadi menurutnya, kendala kekurangan persediaan buku nikah tidak akan terjadi.
Biasanya, lanjut pria berkaca mata, kenaikan jumlah mulai terjadi pada bulan Oktober.
Selain itu, guna menekan kasus perceraian yang terjadi Kemenag Balangan mengalakan program Keluarga Sakinan Teladan.
"Keluarga Sakinah Teladan dilaksanakan setiap tahunnya merupakan Program Unggulan Kemanang dalam pembinaan terhadap umatnya khususnya dalam rumah tangga," ungkap Raihan.

Pembinaan Umat melalui penilaian keluarga sakinah teladan ini dimulai dari tingkat paling rendah yaitu tingkat kecamatan sampai nanti penilaian di tingkat nasional.
"Selain meraih prestasi ada juga nilai dakwah dalam membangun umat yang berkualitas, beriman dan bertaqwa," pungkasnya. (sugi)

Beasiswa Kuliah

Lulusan Terbaik Akan Digratiskan Biaya Kuliah

PARINGIN,  Bupati Balangan H Ansharuddin menjamin Pemkab Balangan akan memberikan beasiswa selama kuliah bagi lulusan terbaik siswa SLTA sedarajat se Bumi Sanggam.
Bukan hanya biaya kuliah, menurut Ansharuddin, beasiswa yang diberikan juga mencakup biaya hidup siswa selama sekolah.
"Kami akan jamin semua kebutuhan siswa yang mendapat beasiswa. Termasuk biaya hidup baik untuk makan maupun tempat tinggal selama kuliah," bebernya.
Menurut dia, beasiswa akan diberikan kepada siswa yang saat kelulusan mendapat rangking 1, 2 dan 3 disemua sekolah
"Kami sudah hitung anggarannya. Dana yang diprlukan untuk beasiswa ini sekitar Rp. 1,5 miliar pertahunnya. Bahkan anggaran untuk 5 tahun kedepan sudah kami hitung juga paling besar nantinya di 5 tahun terakhir sekitar Rp. 60 miliar, jadi tidak ada kendala Insya'Allah tahun ini juga akan dilaksanakan secara berkelanjutan," ungkapnya.
Namun demikian, lanjut mantan Wabup Balangan dua periode ini, beasiswa hanya diberikan selama 4 tahun semasa kuliah tidak lebih. Jadi jika tidak lulus dalam 4 tahun, maka penerima beasiswa harus mengunakan duit sendiri.
Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi orang tua dan siswa yang akan lulus tahun 2016 ini.
"Semoga dengan program ini kualitas SDM Balangan kedepan lebih meningkat lagi," ujar Aliansyah salah satu orang tua siswa.
Namun dirinya berharap, Pemkab Balangan juga menyediakan beasiswa bagi siswa kurang mampu bukan hanya berdasarkan rangking kelulusan.
"Kasiankan kalau misalnya ada siswa kurang mampu tapi lumayan pintar namun tidak dapat rangking 1, 2 dan 3 saat lulus hingga tidak bisa kuliah. Kami yang miskin ini juga berharap agar ada beasiswa bagi anak-anak kurang mampu yang indikatornya bukan hanya sebatas rangking saja," harap ayah 5 anak ini. (sugi)

Waspada Kematian Bayi Masyarakat khususnya para orang tua, dimintai mewaspadai pada bulan februari sampai April mendatang. ...