Wednesday, 7 June 2017

Koleksi 500 Jenis Angrek


Kecintaannya yang begitu mendalam pada anggrek membuat pria paruh baya ini rela mendedikasikan sebagian waktunya untuk tanaman bunga cantik dengan aneka jenis dan warna itu.
Bermodalkan garasai dan halaman rumahnya sebagai wadah pelestarian angrek milikinya, Fahmi Wahid yang lahir pada 3 Agustus 1964 silam ini, dengan penuh kesabaran tiap hari dirinya mempelajari dan memelihara berbagai jenis anggrek untuk dibudidaya atau dikembangkan.
Selain itu, Ia juga tak pernah berhenti menularkan dan mempopulerkan anggrek pada semua orang termasuk melakukan jual beli angrek untuk tujuan pelestarian.
“ada sekitar 500 jenis anggrek yang saya pelihara dengan tujuan bisa tetap lestari,” ujar Fahmi yang juga seorang penulis buku seni puisi ini.
Ketertarikannya membudiyakan atau memelihara angrek, menurut ayah tiga anak ini, tidak terlepas rasa cintanya kepada kekayaan hutan meratus yang didalamnya terdapat ratusan jenis angrek.
Mengumpulkan angrek, menurut dia, bukan hanya sekedar mengambil angrek di hutan tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar akan pentingnya kelestarian lingkungan termasuk tanamam angrek.
“makanya setiap kali saya mengambil angrek di hutan, indukan angrek tetap dibiarkan hidup. Inilah yang saya tanaman kepada masyarakat sekitr,” ungkapnya.
Dengan begitu, menurut dia, kelestarian angrek tetap terjaga dan masyarakat sekitar juga mendapat menfaat dengan menjual angrek tanpa merusak atau menghabiskannya.
Hal ini pun, lanjut Fahmi, yang dia lakukan sekarang. Selain mengoleksi untuk melestarikan dirinya juga saling tukar menukar angrek dengan sesama pecinta angrek agar jumlahnya semakin banyak.
Selain itu, menurut dia, tiap anggrek yang ada ditempatnya selalu di dokumentasikan lewat foto dan dipublikasikan di media sosial.
“Tujuan saya cuman satu, agar kelestarian dan kekayaan angrek yang kita miliki ini tetap tetap terjaga. Kalau pun itu bisa mendatangkan duit, itu hanya bonus lain yang bisa didapat,” pungkasnya.
Tingkatkan Kepersertaan JKN-KIS BPJS Kesehatan Balangan Galakan Sosialiasi





Masih rendahnya angka kepesertaan JKN-KIS  di Kabupaten Balangan menjadi motivasi tersendiri bagi Kantor Layanan Operasional (KLO) BPJS Kesehatan Kabupaten Balangan untuk meningkatkannya.
Salah satu caranya, adalah melalui mengalakan sosialisasi progam JKN-KIS hingga ke desa-desa.
Kepala KLO BPJS Kesehatan Kabupaten Balangan Yuliarsih Sahar mengatakan, hingga kini jumlah keanggotaan JKN-KIS Balangan baru 47.461 orang dari jumlah penduduk sekitar 122 ribu jiwa.
“yang sudah dapat kartu JKN-KIS baru 38,77% jadi masih lebih dari separu warga Balangan belum mendapat akses program JKN-KIS,” ujar Yuliarni kepada Jejakrekam.com Senin (29/5/2017) di Paringin.
Untuk meningkatkan kepesertaan JKN-KIS ini, menurut Yuliarni, pihaknha mengalakan sosialisasi terkait JKN-KIS ini hingga ke desa-desa.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Pemkab Balangan dan pihak terkait lainnya.
Khusus dengan Pemkab Balangan, menurut dia, Pihaknya juga akan mengupayakan kerjasama integrasi program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan Program JKN-KIS demi tercapainya Universal Health Coverage (UHC) 2019
.
"Pada tahun 2019, kami targetkan seluruh masyatakat yang ada di wilayah BPJS Kesehatan Balangan sudah ikut dalam program JKN-KIS," pungkasnya.
Main Petasan Rusmadi Dibacok Tetangga
 
 
Gara – gara main petasan, salah satu warga Desa Hauwai Kecamatan Halong harus dilarikan ke Rumah Sakit Balangan karena mengalami banyak luka akibat di Bacok tetangganya.
Awal kejadian perkelahian berdarah ini bermula saat, Rusmadi (korban) 35 tahun sekitar jam 19.00 membunyikan petasan yang kemudian ditegur oleh pelaku Iwin (25 tahun) agar tidak membunyikan petasan didekat rumahnya karena ada orang sakit.
Setelah ditegur korban pun meninggalkan tempat tersebut. Tapi sekitar jam 21.30 korban datang lagi ketempat dimana semula dirinya membunyikan petesan sambil mengeluarkan kata-kata kasar, pelaku mendengar adanya orang marah-marah langsung mendatanginya dengan membawa sebilah senjata tajam.
Sejurus tanpa basa-basi, pelaku langsung melukai korban dengan senjata tajam yang dibawanya. Akibat penganiyaan yang dilakukan pelaku, korban menderita luka dilengan tangan kanan, leher bagian belakang dan punggung sebelah kiri.
Kapolse Halong AKP Toto Herryanto, untuk korban kini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit. Sedangkan pelaku, sudah diamankan meski sempat dalam pengejaran karena setelah kejadian melarikan diri.
“Kita sudah olah TKP kejadian, meminta keterangan saksi dan mudah-mudahan pelaku segara bisa tertangkap sehingga proses hukum bisa dijalankan,’’ pungkasnya
Bupati Minta Masyarakat Awasi Pembangunan





Sama seperti tahun – tahun sebelumnnya, Bupati Balangan H Ansharuddin dan jajarannya beserta unsur Muspida pada bulan suci Ramadhan 1938 hijrah kali ini pun, melakukan kegiatan safari ramadhan dengan melakukan buka puasa bersama masyarakat di masjid-masjid yang telah ditentukan jadwalnya.
Awal safari ramadhan Pemkab Balangan ini, dimulai di Masjid Yamp “Baitul Ih-Isan” yang berada di Kelurahan Paringin Timur Kecamatan Paringin, Senin (29/5/2017)
Bupati Balangan H Ansharuddin mengungkapkan, kegiatan safari ramadhan ini merupakan ajang silaturahmi dengan masyarakat luas Balangan serta juga sebagai wadah komunikasi antara pemerintah dengan masyarakatnya.
Selain itu, kegiatan safari yang dihadiri jajaran pemerintahn kecamatan Paringin ini, Bupatimenekankan kepada aparatur kecamatan agar betul- betul menjalankan tanggung jawabnya yakni melayani masyarakat dengan ikhlas, jangan mempersulit segala urusan masyarakat.
“Jangan mempersulit urusan masyarakat dan ayo kita agar sama-sama memahami dan mewujudkan daripada visi pemerintahan yaitu terwujudnya kabupaten balangan yang maju dan sejahtera melalui pembangunan sumber daya manusia,’’ himbaunya.
Mantan wabup Balangan dua periode ini, juga meminta kepada masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam mensukseskan pembangunan dengan cara mengawasi, memantau, menilai pembangunan-pembangunan yang dilaksanakan di wilayah masing-masing.
Peran serta masyarakat ini, menurut Ansharuddin,  dapat menjadi masukan yang penting dan berarti sebagai penunjang bagi pemerintah daerah dalam menyikapi dan mengoreksi setiap kekurangan yang dilakukan.
“saya yakin kita semua tidak menginginkan pembangunan di Balangan ini dibangun oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang hanya ingin meraup keuntungan di bumi yang kita cinta ini. Untuk itu, mari sama-sama kita menjaga, merawat dan memanfaatkan pembangunan yang telah ada, maupun yang akan dilaksanakan di kabupaten balangan nantinya, dengan sebaik mungkin,’’ pungkasnya.
Isi Kekosongan Ansharuddin Lantik 9 Pejabat



Seusai apa yang pernah diungkapkannya, akhirnya Bupati Balangan  H Ansharuddin  kembali melantik 9 pejabat di lingkungan Pemkab Balangan guna mengisi sejumlah kekosongan jabatan, Rabu (31/5/2017)
Dari 9 orang pejabat tersebut, 2  orang merupakan pejabat eselon III dan sisanya merupakan pejabat  eselon IV. Adapun eselon III yang dilantik adalah Agus Zaidan sebagai Camat Tebing Tinggi dan Kusni Wardi sebagai Kabid Politik pada Kesbangpol.
Ansharuddin dalam sambutannya mengatakan, pelantikan tersebut guna menduduki jabatan baru di lingkungan pemkab yang sebelumnya masih ada yang kosong. Selain itu, pelantikan ini juga merupakan mutasi biasa yang rutin dilakukan untuk pengisian jabatan yang lowong sekaligus penyegaran pelaksanaan tugas yang kesemuanya dimaksudkan sebagai upaya peningkatan efisiensi dan efektifitas kerja pemerintahan.
"Saya minta para pejabat dan seluruh aparatur pemerintah disetiap unit kerja harus mampu bekerja secara professional dengan melakukan berbagai perubahan pola pikir dan pola sikap sesuai dengan tuntutan kerja. Ini guna menjawab berbagai tuntutan kebutuhan masyarakat  yang semakin hari semakin dinamin,’’ pesannya.
Khusus pejabat eselon III dan IV, kata Bupati, adalah pemegang jabatan strategis yang diharapkan mampu membantu pimpinan dalam penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan, maka para pejabat yang baru dilantik segera berkoordinasi terkait tugas-tugas yang secara teknis yang akan ditanganinya.
Selain itu, Bupati Ansharuddin, menegaskan dirinya berencana kembali melakukan pelantikan atau perombakan struktur pejabat dilingkup Pemkab Balangan, setelah lebaran nanti, karena masih adanya jabatan kosong baik itu jabatan eselon II, III maupun IV.
“Habis hari Raya Idul Fitri kita lakukan lagi pelantikan pejabat, khususnya mengisi jabatan assisten III yang masih kosong dan jabatan di eselon III dan IV. Mudahan waktu persiapan dan termasuk proses assimen bisa tercapai, sehingga pasca lebaran kita sudah bisa melakukan pelantikan,’’ pungkasnya.
TP PKK dan Bank Kalsel Gelarb Pasar Murah Ramadhan



Guna membantu masyarakat dan menekan harga Sembako,  Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Balangan bakerjasama dengan Bank Kalsel Cabang Balangan lewat program CSRnya mengadakan pasar murah.
Kagiatan pasar murah sendiri akan digelar di beberapa tempat berbeda di Bumi Sanggam. Pasar murah khusus digelar pada bulan ramadhan ini, pertama kalinya dilaksanakan di pasar Halong Kecamatan Halong, Selasa (30/5/2017).
Ketua TP PKK Balangan, Hj Nursidah Ansharuddin mengatakan, pelaksanaan pasar murah disengaja saat bulan puasa ini sebab diangap waktub yang pas guna mengatasi beberapa harga kebutuhan yang masih melambung tinggi.

Adanya pasar murah ini, menurut dia, diharapkan bisa membantu masyarakat karena harga jual barang lebih murah dari harga pasaran.
“Dengan harga yang lebih murah tentu masyarakat bisa terbantu. Terlebih saat seperti ini yang biasa harga kebutuhan pokok mengalamai kenaikan,” ungkapnya.
Setelah Kecamatan Halong lanjutnya, pelaksanaan pasar murah juga akan digelar di kecamatan lainnya.
Rencannya, lanjut istri Bupati Balangan ini, kegiatan pasar murah akan diadakan tiap minggu dengan tempat yang berbeda namun bahan yanh dijual tetap yakni, sembako sebagai bahan pokok kebutuhan masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula dan lainnya.
“mudah-mudahan dengan adanya pasar murah ini masyarakat bisa sedikit terbantu,” pungkasnya.  (sugi)
Indahkan Larangan Bupati Warung Jablay Masih Buka



Meski sudah dilarang buka, sesuai surat edaran Bupati Balangan surat edaran Nomor 180/44/Kum/2017, tertanggal 22 Mei 2017, tapi ternyata masih saja ada warung jablay (Warjab) yang buka.
Ketidak patuhan para penjaga Warjab ini, terbukti saat Satpol PP Balangan mengelar razia penyakit masyarakat (Pekat) terhadap aktivitas warung remang-remang atau Warjab ini, pada Rabu (31/5/2017) malam hingga dini hari.
Kasatpol PP Balangan Rakhmadi Yusni mengatakan, razia pekat ini sebagai tindak lanjut sosialisasi yang pihaknya lakukan atas Surat Edaran Bupati Balangan terkait mencaga kesucian bulan ramadhan, salah satunya adalah pembatasan aktivitas Warjab pada bulan Ramadan.
“Dari beberapa hari  pantauam petugas kami di lapangan Apalagi dalam beberapa hari ini ketika petugas kita masih ada penjaga dan pengelola warung yang melanggar peraturan. Makannya langsung kita lakukan razia,” ungkapnya.
Dari hasil razia ini, didapati  empat penjaga warung remang-remang di kawasan Kecamatan Paringin Kota kedapatan masih beraktivitas di atas pukul 12.00 Wita dan mengenakan pakaian yang cukup seksi.
Para pelanggar ini, menurut Rakhmadi, langsung ditindak dengan memberikan surat peringatan satu kepada penjaga warung tersebut.
Jika nanti masi melanggar, maka lanjut Rakhmadi, akan diberi SP 2.
“Billa masih bandel, akan kita beri SP 3 dan masih tetap saja, maka baru kita beri tindakan tegas. Jangan salahkan kami jika menindak tegas nantinya, kalau masih saja membendal,”tegasnya.
Razia pekat ini sendiri, dibagi menjadi dua kelompok, ada yang ke arah Kecamatan Batumandi, dan ada kelompok yang menyisir sekitar Kecamatan Paringin.
Karena dua Kecamatan inilah banyak terdapat Warjab yang berdiri di pinggir jalan raya dan biasanya buka mulai sore hingga dini hari maupun subuh. (sugi)

Waspada Kematian Bayi Masyarakat khususnya para orang tua, dimintai mewaspadai pada bulan februari sampai April mendatang. ...