BNN Buat Pemetaan Pengiat Anti Narkoba
PARINGIN, Pemberantasan penyalahgunaan narkoba terus digaungkan
Badan Narkotika Nasional (BNN) Balangan. Kali ini BNN yang menaungi
wilayah Banua Anam rajin melakukan rapat kerja pemetaan penggiat anti
narkoba dengan berbagai Ormas di Bumi Sanggam.
Tujuan pemetaan penggiat anti narkoba ini, guna para anggota ormas untuk
bisa menjadi penggiat anti narkoba di lingkungan masyarakat sekitarnya
masing-masing.
"Pemetaan penggia anti narkoba ini guna mendorong peran serta aktif
anggota ormas menjadi agen anti narkoba dilingkungannya," ujar Kepala
BNN Balangan AKBP Abdul Muthalib disela rapat bersama dengan Ormas
Gerakan Masyarakat Paringin (GEMPAR).
Pemetaan agen anti narkoba penting, sebab kata Muthalib, dengan begitu
bisa diketahui sebarapa banyak dan luas agen anti narkoba yang dimiliki.
"Peredaran Narokoba secara ilegal menjadi musuh utama kita saat ini.
Untuk itu, kita harus bersama-sama memberantas peredaran ilegal barang
haram ini," ucapnya.
Kegiatan mengandeng Ormas dalam hal pemetaan agen anti Narkoba, lanjut
mantan Wakapolres Balangan ini, merupakan bagian Advokasi Pencegahan
dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang
dijalankan BNN dalam pemberantasan Narkoba.
Menurut, Abdul Muthalib, peran ormas sangat dinantikan oleh masyarakat
dalam membantu pemerintah untuk menanggulangi masalah narkoba.
"Sebab ormas mempunyai peran strategis ditengah masyarakat dimana bukan
hanya memiliki kewajiban menyuarakan aspirasi masyarakat tetapi juga
harus mampu melindungi masyarakat dari kerusakan moral baik akibat
paham-paham yang menyimpang maupun akibat peredaran ilegal Narkoba",
tegasnya.
BNN Balangan, kata Muthalib, berharap lewat upaya P4GN ini bisa
menjadikan ormas menjadi imun masyarakat agar terbebas dari ancaman
narkoba.
"Selain itu, kita berharap para Ormas ini bisa membantu korban
penyalahgunaan atau pecandu narkoba untuk pulih kembali melalui program
rehabilitasi, serta penegakkan hukum melalui pemberantasan jaringan
peredaran gelap narkoba yang dijalankan oleh BNN,” pungkasnya. (sugi)
Sunday, 10 April 2016
Museum Lambung Mangkurat
Museum Lambung Mangkurat Gelar Dialog Dengan Guru
PARINGIN, Untuk lebih memperkenalkan sejarah, tradisi, kebudayaan dimasa lalu bagi kalangan siswa, Museum Lambung Mangkurat mengelar Ceramah (Dialog) permuseuman, sejarah dan kebudayaan bagi guru dikecamatan Batumandi, Jum'at (11/3) kemarin.
Acara yang dilaksanakan di SDN 1 Mantimin Kecamatan Batumandi ini diikuti sedikitnya 90 peserta yang berasal dari 22 SD dan 4 Madrasah yang tersebar di Kecamatan Batumandi.
Menurut perwakilan Drs. Dwi P. Sulaksono kegiatan yang digelar Museum Lambung Mangkurat bertujuan untuk membuka wawasan dan minat untuk datang berkunjung ke museum.
Sebab kondisi sekaran, kata Dwi, masyarakat luas lebih cendrung senang berlibur kepusat perbelanjaan dari pada mangajak anak-anaknya ke museum.
"Museum bisa dijadikan media sarana dalam melakukan pendidikan," ujarnya.
Apalagi, lanjut Dwi, keberadaan Museum sangat menopang prosees pendidikan multikultur. Model pembelajaran secara simbolis, ikonik dan bermain peran dengan koleksi museum yang sedang diidentifikasi memberikan kesempatan para siswa atau mahasiswa untuk belajar. "Melalui benda-benda museum, mereka memperoleh pengetahuan dan merangsang kemampuan berfikir, kemampuan sosial akademis serta sikap atau nilai-nilai yang dapat membantu pencapaian kehidupan masyarakat yang multikultu," ungkapnya.
Terlebih lagi, lanjut dia, Museum yang bernaung di bawah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata mempunyai visi “Terwujudnya Museum Nasional sebagai pusat informasi budaya dan pariwisata yang mampu mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan peradaban dan kebanggaan terhadap kebudayaan nasional, serta memperkokoh persatuan dan persahabatan antarbangsa”.
"Artinya lewat museum kita bisa banyak belajar tentang sejarah, tradisi, kebudayaan, sosial serta adat istiadat dimasa lalu yang semuanya itu menjadi identitas kita yang harus terus dipertahankan," jelasnya.
Kegiatan yang digelar Museum yang diresmikan pada 10 Januari 1979 silam ini, mendapat sambutan hangat dari para peserta.
"Saya baru tahu jika persepsi museum hanya mentok pada masalah sejarah itu salah. Ternyata lewat museum kita bisa mengalai berbagai bidang ilmu," ujar salah satu peserta Rajuddin.
Menurut, Kepsek SDN Mantimin 1 ini, kegiatan seperti ini harus rutin digelar agar dunia permesuman semakin dikenal dan dicintai masyarakat luas.
Untuk diketahui, dalam dialog tersebut Museum Lambung Mangkurat mendatangkan dharma setyawan yang merupakan Ketua Komunitas Historia Indonesia (KHI) regional Kalsel sebagai salah satu narasumber.
Dalam paparannya, Dharma mengungkapkan bagaiman sejarah terjadinya perang banjar diwilayah Bumi Sanggam yang didominasi oleh tokoh Tumenggung Jalil dan kawan-kawan.(sugi)
PARINGIN, Untuk lebih memperkenalkan sejarah, tradisi, kebudayaan dimasa lalu bagi kalangan siswa, Museum Lambung Mangkurat mengelar Ceramah (Dialog) permuseuman, sejarah dan kebudayaan bagi guru dikecamatan Batumandi, Jum'at (11/3) kemarin.
Acara yang dilaksanakan di SDN 1 Mantimin Kecamatan Batumandi ini diikuti sedikitnya 90 peserta yang berasal dari 22 SD dan 4 Madrasah yang tersebar di Kecamatan Batumandi.
Menurut perwakilan Drs. Dwi P. Sulaksono kegiatan yang digelar Museum Lambung Mangkurat bertujuan untuk membuka wawasan dan minat untuk datang berkunjung ke museum.
Sebab kondisi sekaran, kata Dwi, masyarakat luas lebih cendrung senang berlibur kepusat perbelanjaan dari pada mangajak anak-anaknya ke museum.
"Museum bisa dijadikan media sarana dalam melakukan pendidikan," ujarnya.
Apalagi, lanjut Dwi, keberadaan Museum sangat menopang prosees pendidikan multikultur. Model pembelajaran secara simbolis, ikonik dan bermain peran dengan koleksi museum yang sedang diidentifikasi memberikan kesempatan para siswa atau mahasiswa untuk belajar. "Melalui benda-benda museum, mereka memperoleh pengetahuan dan merangsang kemampuan berfikir, kemampuan sosial akademis serta sikap atau nilai-nilai yang dapat membantu pencapaian kehidupan masyarakat yang multikultu," ungkapnya.
Terlebih lagi, lanjut dia, Museum yang bernaung di bawah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata mempunyai visi “Terwujudnya Museum Nasional sebagai pusat informasi budaya dan pariwisata yang mampu mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan peradaban dan kebanggaan terhadap kebudayaan nasional, serta memperkokoh persatuan dan persahabatan antarbangsa”.
"Artinya lewat museum kita bisa banyak belajar tentang sejarah, tradisi, kebudayaan, sosial serta adat istiadat dimasa lalu yang semuanya itu menjadi identitas kita yang harus terus dipertahankan," jelasnya.
Kegiatan yang digelar Museum yang diresmikan pada 10 Januari 1979 silam ini, mendapat sambutan hangat dari para peserta.
"Saya baru tahu jika persepsi museum hanya mentok pada masalah sejarah itu salah. Ternyata lewat museum kita bisa mengalai berbagai bidang ilmu," ujar salah satu peserta Rajuddin.
Menurut, Kepsek SDN Mantimin 1 ini, kegiatan seperti ini harus rutin digelar agar dunia permesuman semakin dikenal dan dicintai masyarakat luas.
Untuk diketahui, dalam dialog tersebut Museum Lambung Mangkurat mendatangkan dharma setyawan yang merupakan Ketua Komunitas Historia Indonesia (KHI) regional Kalsel sebagai salah satu narasumber.
Dalam paparannya, Dharma mengungkapkan bagaiman sejarah terjadinya perang banjar diwilayah Bumi Sanggam yang didominasi oleh tokoh Tumenggung Jalil dan kawan-kawan.(sugi)
Stok Darah Kosong
Darah Kosong RSUD Himbau Masyarakat Donor Darah
PARINGIN, - Ketersediaan stok di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balangan sering mengalami kekurangan sementara kebutuhan pasien terhadap darah jumlahnya cukup tinggi dan diprediksi jumlah kebutuhan darah terus bertambah.
"Rata-rata tiap hari kita membutuhkan 3 sampai 5 kantong darah untuk pasien," ujar direktur RSUD Balangan, drg Sudirman disela acara donor darah yang digelat di Aula kantor Bupati, Senin (14/3).
Sudirman mengakui, golongan darah
AB agak susah didapat sehingga sering terjadi kekosongan stock darah AB di RSUD.
Guna menyikapi kondisi kekurangan itu, lanjut Dirman pria ini dikenal, pihaknya rajin menganding Palang Merah Indonesia (PMI) setempat dalam mengelar donor darah bagi masyarakat umum.
"Kami bersama PMI rajin melakukan pengalangan donor darah. Upaya ini kami lakukan guna menanggulangi kekurangan stok darah," ungkapnya.
Selain itu, dirinya berharap, agar
masyarakat lebih peduli dengan kondisi ini dengan cara mendonorkan darahnya dengan sukare ke rumah sakit.
Minimnya kesadaran masyarakat yang mendonorkan darahnya menyebabkan permasalahan ini terus berlarut larut tak ada penyelesaian. Melihat kondisi ini Bupati OKI, Iskandar SE, meminta pihak rumah sakit untuk lebih aktif dan rutin melakukan donor darah sehingga Kabupaten OKI akan memiliki banyak stok darah. Bila tersedia stok, nantinya OKI bisa surplus darah dan mampu menyumbang ke daerah lain.
“Saya himbau kepada masyarakat agar bisa mendonorkan darahnya. Langsung saja datangi RSUD Balangan karena sudah ada Unit Transfusi Darah (UTD) untuk proses donor darah," ungkapnya.
Selain UTD, menurur Dirman, di RSUD Balangan juga sudah tersedia fasilita Bank darah (untuk penyimpan darah) dan alat pemisah trombosit darah.
"Keberadaan UTD tidak akan menyaingi fungsi PMI. Keberadaannya justru membantu PMI untuk mengumpulkan darah dari para pendor," pungkasnya. (sugi)
PARINGIN, - Ketersediaan stok di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balangan sering mengalami kekurangan sementara kebutuhan pasien terhadap darah jumlahnya cukup tinggi dan diprediksi jumlah kebutuhan darah terus bertambah.
"Rata-rata tiap hari kita membutuhkan 3 sampai 5 kantong darah untuk pasien," ujar direktur RSUD Balangan, drg Sudirman disela acara donor darah yang digelat di Aula kantor Bupati, Senin (14/3).
Sudirman mengakui, golongan darah
AB agak susah didapat sehingga sering terjadi kekosongan stock darah AB di RSUD.
Guna menyikapi kondisi kekurangan itu, lanjut Dirman pria ini dikenal, pihaknya rajin menganding Palang Merah Indonesia (PMI) setempat dalam mengelar donor darah bagi masyarakat umum.
"Kami bersama PMI rajin melakukan pengalangan donor darah. Upaya ini kami lakukan guna menanggulangi kekurangan stok darah," ungkapnya.
Selain itu, dirinya berharap, agar
masyarakat lebih peduli dengan kondisi ini dengan cara mendonorkan darahnya dengan sukare ke rumah sakit.
Minimnya kesadaran masyarakat yang mendonorkan darahnya menyebabkan permasalahan ini terus berlarut larut tak ada penyelesaian. Melihat kondisi ini Bupati OKI, Iskandar SE, meminta pihak rumah sakit untuk lebih aktif dan rutin melakukan donor darah sehingga Kabupaten OKI akan memiliki banyak stok darah. Bila tersedia stok, nantinya OKI bisa surplus darah dan mampu menyumbang ke daerah lain.
“Saya himbau kepada masyarakat agar bisa mendonorkan darahnya. Langsung saja datangi RSUD Balangan karena sudah ada Unit Transfusi Darah (UTD) untuk proses donor darah," ungkapnya.
Selain UTD, menurur Dirman, di RSUD Balangan juga sudah tersedia fasilita Bank darah (untuk penyimpan darah) dan alat pemisah trombosit darah.
"Keberadaan UTD tidak akan menyaingi fungsi PMI. Keberadaannya justru membantu PMI untuk mengumpulkan darah dari para pendor," pungkasnya. (sugi)
Guru Balangan Raih Science Education Award
Zulfah Magdalena Sabet Science Education Award
PARINGIN, Sekali lagi, MAN 2 Paringin (Mandapa) menorehkan prestadi dikencah Pendidikan Nasional. Dimana lewat salah satu gurunya yakni, Zulfah Magdalena yang lolos ke babak final pada ajang Science Education Award, yang diselenggarakan oleh Indonesia Toray Science Foundation (ITSF) di Jakarta.
Berkat metodologi pembelajaran kimia yang mudah dan menarik melalui permainan bongkar pasang konfigurasi elektron, akhirnya Zulfah Magdalena lolos dan terpilih masuk 10 besar sebagai penerima penghargaan Science Education Award.
Kepala Kemenag Balangan Raihan Redha, mengatakan, sebelum meraih prestasi pada ajang bergengsi tingkat nasional Science Education Award, guru kimia yang pasca sarjananya di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu, berturut-turut meraih Juara Pertama Guru Berprestasi di lingkup Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan, serta Guru Teladan di lingkup Kemenag Balangan.
“Raihan prestasi bu Zulfah Magdalena tersebut, sangat membanggakan kami semua, baik bagi kami di jajaran Kemenag Balangan dan Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan, maupun bagi pemerintah kabupaten setempat,” ujar Raihan.
Sedangkan Zulfah Magdalena menyatakan, ajang Science Education Award yang diikutinya sudah berlangsung selama 22 tahun. Dalam kompetisi sains yang diselenggarakan ITSF itu, Provinsi Kalimantan Selatan sudah dua kali sukses meloloskan juara. Pertama pada tahun 2006, yang diraih oleh salah satu guru sekolah menengah umum berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah-Barabai. Sedangkan yang kedua, adalah raihan prestasi yang diperolehnya.
“Keberhasilan saya dalam ajang Science Education Award ini adalah yang kedua bagi Provinsi Kalimantan Selatan,” imbuh Zulfah. (sugi)
Sport Center
Sport Center Akan Segara direalisasikan
PARINGIN, Bupati Balangan H Ansharuddin memastikan akan merealisasikan wacana pemembangun sarana olahraga terpadu (sport center) sesuai dengan visi misi yang disampaikan saat Pilkada lalu.
"Proses pembangunan Sport Center segara akan kita mulai. Saat ini desainnya sudah selesai dibuat Bappeda," ujar Ansharuddin dalam sambutannya saat membuka turnamen sepakbola KONI Cup I, Senin (29/2).
Lokasinya pun sudah ditetapkan yakni di kawasan sentra pertenakan Sapi milik Pemkab Balangan tepatnya di Belakang Mapolres Balangan.
“Rencana ini akan segara dilaksanakan secara bertahap dimulai dengan dianggarkan pada anggran perubahan 2016 ini," bebernya.
Pembangunan Sport Center ini bagian dari pembangunan SDM Balangan melalui bidang olahraga.
Bukan hanya pembangunan Sport Center saja, lanjut Anshar, guna mendukung dunia olahraga di Bumi Sanggam juga menghibahkan dana sebesar Rp. 2,5 miliar bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balangan.
"Ayo kita bersama-sama membangun Balangan menuju Balangan yang mandiri, berdaya saing dan sejahtera," himbaunya.
Sedangkan Ketua KONI Balangan, Marhat menyampaikan apresiasi tinggi terhadapa kepedulian H Anshruddin sebagai Bupati Balangan yang telah memberikan perhatian khusus terhadap dunia olahraga di Balangan.
"Dengan dibangunnya Sport Center maka nantinya kendala yang selama ini kita keluhkan yakni fasilitas bisa teratasi," bebernya.
Terkait turnamen sepakbola KONI Cup I yang digelar, menurut Marhat, kejuaraan ini dalam rangka mempersiapkan tim sepak bola Balangan untuk tampil diajang
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VX Kalsel di Kabupaten Tabalong sekaligus menyambut Harjad Balangan ke 13.
Lewat turnamen ini, dirinya mengaharapkan, para pemain akan memiliki pengalaman bertanding sehingga mampu meningkatkan motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuannya.
"Kita akan terus dorong untuk memajukan dunia olahraga di Balangan tentunya dengan dukungan penuh semua pihak terutama Pemkab Balangan," pungkasnya. (sugi)
PARINGIN, Bupati Balangan H Ansharuddin memastikan akan merealisasikan wacana pemembangun sarana olahraga terpadu (sport center) sesuai dengan visi misi yang disampaikan saat Pilkada lalu.
"Proses pembangunan Sport Center segara akan kita mulai. Saat ini desainnya sudah selesai dibuat Bappeda," ujar Ansharuddin dalam sambutannya saat membuka turnamen sepakbola KONI Cup I, Senin (29/2).
Lokasinya pun sudah ditetapkan yakni di kawasan sentra pertenakan Sapi milik Pemkab Balangan tepatnya di Belakang Mapolres Balangan.
“Rencana ini akan segara dilaksanakan secara bertahap dimulai dengan dianggarkan pada anggran perubahan 2016 ini," bebernya.
Pembangunan Sport Center ini bagian dari pembangunan SDM Balangan melalui bidang olahraga.
Bukan hanya pembangunan Sport Center saja, lanjut Anshar, guna mendukung dunia olahraga di Bumi Sanggam juga menghibahkan dana sebesar Rp. 2,5 miliar bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balangan.
"Ayo kita bersama-sama membangun Balangan menuju Balangan yang mandiri, berdaya saing dan sejahtera," himbaunya.
Sedangkan Ketua KONI Balangan, Marhat menyampaikan apresiasi tinggi terhadapa kepedulian H Anshruddin sebagai Bupati Balangan yang telah memberikan perhatian khusus terhadap dunia olahraga di Balangan.
"Dengan dibangunnya Sport Center maka nantinya kendala yang selama ini kita keluhkan yakni fasilitas bisa teratasi," bebernya.
Terkait turnamen sepakbola KONI Cup I yang digelar, menurut Marhat, kejuaraan ini dalam rangka mempersiapkan tim sepak bola Balangan untuk tampil diajang
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VX Kalsel di Kabupaten Tabalong sekaligus menyambut Harjad Balangan ke 13.
Lewat turnamen ini, dirinya mengaharapkan, para pemain akan memiliki pengalaman bertanding sehingga mampu meningkatkan motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuannya.
"Kita akan terus dorong untuk memajukan dunia olahraga di Balangan tentunya dengan dukungan penuh semua pihak terutama Pemkab Balangan," pungkasnya. (sugi)
STIPER Amuntai
STIPER Tarik Minat Dengan Sosialisasi Langsung ke Sekolah - Sekolah
AMUNTAI, Jika di Perguruan Negeri proses penerimaan mahasiswa baru bisa dilakukan dengan sistem online melalui laman www.snmptn.ac.Id. Maka perguruan swasta masih berjibaku dengan sistem manual.
"Harus rajin-rajin promosi kalau tidak, bisa tidak dapat mahasiswa baru," ujar Pembantu Ketua (Puket) III Bidang Kemahasiswaan STIPER Amuntai Rum Van Royansyah, SP, MP kepada Media Kalimantan, Selasa (1/3).
Menurut Rum Va, untuk menarik minat berkuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Amuntai pihaknya rajin mendatangi sekolah-sekolah di Banua Anam agar para siswa tertarik kuliah di kampus yang terletak jalan Bihman Villa ini.
"Selain sosialisasi kesekolah-sekolah kami juga menyebarkan selembaran promosi kampus hingga ke kabupaten luar provinsi seperti Kabupaten Bartim, Barsel dan Barut di Kalteng," bebernya.
Bukan hanya promosi yang terus digalakan, tapi lanjut Run Vam, peningkatan kualitas juga terus dilakukan karena seiring kualitas yang semakin bagus maka semakin tinggi pula peminatnya.
"STIPER Amuntai berdiri sejak tahun 2004 dan membuka program S1 Agroteknologi dan Agribisnis yang tujuan awalnya pendiriannya ialah mendukung program pemerintah Rawa Makmur 2022 dengan cara mempersiapkan SDM handak dibidang pertanian," jelasnya.
Sedangkan sesuai dengan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan RI No 492.a/M/KP/VIII/2015 Tentang Klafikasi dan Pemeringkatan Perguruan Tinggi di Indonesia tahun 2015 STIPER Amuntai menduduki urutan 657 dari 3.320 perguruan tinggi se Indonesia.
Posisi diurutan 657 ini ternyata lumayan bagus karena jika dibanding perguruan tinggi lainnya khususnya di Banua Anam STIPER Amuntai jauh lebih bagus. Contoh dibanding dengan STIA Amuntai yang notabane satu yayasan dengan STIPER Amuntai berada diurutan 2452, atau Akademi Manajemen Koperasi Barabai yang berada diurutan 2423, STIA Tabalong diurutan 1062, maupun dengan Politeknik Islam Syekh Salman Al- Farisi Rantau berada diurutan 2022.
Klafikasi dan Pemeringkatan Perguruan Tinggi di Indonesia yang dilakukan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan RI terhadap 3.320 perguruan yang ada sendiri berdasarkan beberapa intem penilaian diantaranya, Kualitas SDM, Manajemen, Kegiatan Mahasiswa serta Kualitas Penelitian dan Publikasi. (sugi)
Blogger Banua
Deni Ranoptri Blogger Nasional Asal Banua
Diawali kebutuhan akan bahan bacaan untuk menjalankan tugas sebagai guru di SDN Garagata 2 Kecamatan Jaro Kabupaten Balangan, Deni Ranoptri mulai menjamah dunia internet.
Lewat internetlah dirinya, belajar banyak tentang dunia pendidikan dan bagaimana cara mengajar yang baik bagi murid-murid.
Seiring sering browser diinternet Deni mulai menulis ulang apa yang dirinya baca dan diarsipkan demi kebutuhan dirinya sendiri.
"Agar lebih mudah memahami apa yang saya baca dari hasil browser, saya mulai menulis ulang apa yang saya baca dengan menggunakan bahasa saya sendiri," ujar Deni saat diwawancarai Media Kalimantan, Senin (29/2).
Awalnya tulisan hasil dari broswer itu, menurut Deni, hanya disimpan dilaptop maupun plasdis namun karena takut hilang dirinya mulai berpikir untuk menyimpan disebuah blog yang menurutnya aman dan mudah dicari.
Dari itulah, ayah 4 anak ini mulai belajar secara Otodidak lewat browser bagaimana cara membuat sebuah blog dan cara mengoperasionalnya dan mulai rajin menulis diblog pribadinya.
Seiring waktu dan banyaknya tulisan yang ditampilkan Blog milik Deni ini, maka mulai mendapat banyak perhatian para nitezen dunia maya, baik hanya sekedar membaca, membagikan hingga mengomentarinya.
"Awalnya saya hanya menulis untuk kebutuhan bagi saya sendiri. Namun karena banyak teman sesama guru yang bertanya maka saya sering membagikan tulisan saya disertai alamat link blog saya," bebernya.
Mulai itulah, alamat blognya mulai dikenal luas dikalangan guru yang sering broswer mencari bahan terkait dunia pendidikan.
"Awal tahun 2014 ada teman dari pulau Jawa yang memberi saran agar blog milik saya didaftarkan ke google agar bisa mendapatkan uang dari iklan," ungkapnya.
Menurut Deni yang kini mejadi salah satu Guru di SDN 1 Nawin Hilir Kecamatan Haruai ini, awalnya dirinya hanya iseng mendaftarkan blognya karena tidak merasa yakin hobinya menulis di dunia maya bisa menghasilkan uang.
"Awalnya saya tidak percaya jika blog bisa menghasilkan uang. Tapi pas bulan pertama sesudah blog didaftarkan saya dapat Rp. 1,3 juta. Sejak itulah saya tambah semangat menulis diblog," bebernya.
Meski mendapatkan uang dari blog, tapi menurut sarjana PGSD di Universitas Terbuka (UT) yang lulus tahun 2014 ini, keberedaan blognya tetap motivasinya membantu dunia pendidikan lewat informasi yang disediakan.
Diantara alamat blog milik lelaki kelahiran tahun 1983 silam ini yang pengunjungnya hampir Lima Puluh Ribu yakni, www.gurusd.net sudah menghasilkan pendapat lebih dari 30 juta per bulan.
"Blog saya ini pengunjung per harinya lebih dari 15 ribu," ucapnya.
Ternyata bukan hanya tulisan yang dihadirkan Deni di blognya tapi berbagai aplikasi untuk menunjang kinerja guru SD juga dia ciptakan dan bisa didowload gratis.
Menurut pria yang tinggal di Desa Halong Kecamatan Haruai Tabalong ini, ada sekitar 20 aplikasi yang dirinya buat khusus untuk mendukung pendidikan tingkat dasar. Mulai aplikasi absensi hingga aplikasi pengisian raport secara kompeterisasi sudah diciptakannya guna memudahkan proses belajar dan mengajar di sekolah.
"Semua aplikasi saya ciptakan terkait tugas dan fungsi guru khususnya guru SD. Jadi motivasi saya adalah ingin membantu sesama guru agar dalam menjalankan tugas lebih baik dan efektif lagi sehingga menghasilkan anak didik yang berkualitas," ungkapnya.
Berkat ketekunannya sebagai seorang bloger, bukan hanya pendapat sebesar Rp. 30 juta perbulan yang ia dapatkan tapi berbagai penghargaan juga telah diraihnya. Terakhir putra asli Bumi Saraba Kawa ini mendapat Anugrah Peduli Pendidikan dari Kemendikbud untuk Kategori Individu Bloger Desember 2015 lalu di Jakarta.
Bukan hanya itu, sebelumnya dirinya juga sudah meraih Juara 1 Lomba Media Pembelajaran se Kabupaten Balangan dan Juara 1 Lomba Website Sekolah tingkat Provinsi Kalsel.
Lebih jauh, Deni mengungkapkan, apa yang diraihnya sekarang bukan serta merta datang sendirinya tapi didahului dengan perjuangan dan kerja keras.
Bahkan dirinya mengakui, sering cekcok dengan istri gara-gara waktunya lebih banyak dihabiskan dihadapan laptop. Bukan hanya cekcok dengan istri, dirinya mengakui harus perang urat saraf dengan jaringan internet gara-gara saat bertugas di Kecamatan Jaro sebagai guru SD signal internet sangat sulit dicari. Bahkan dirinya rela mengunakan kabel puluhan meter yang digunakan sebagai antena agar dapat signal internet, itupun jika huja harus rela signal internetnya hilang lagi.
"Bagi para bloger yang ingin sukses pertama jangan pernah motovasi yang diinginkan adalah uang. Tapi, berbuat banyak lah kebaikan lewat menfaat blog yang kita bikin bagi orang lain, karena uang akan datang dengan sendirinya jika kita benar kerja keras dan berguna bagi orang banyak," pesanya.
Kini kegiatan Deni, bukan hanya sebagai Bloger dan Guru saja, tapi dia seringa menjadi narasumber diberbagai acara terkait dengan dunia pendidikan dan internet. Bahkan dirinya, sering menjadi nara sumber diluar daerah Tabalong hingga mencapai provinsi tetangga yakni, Kaltim dan Kalsel. (sugi)
Nama : Deni Ranoptri
Alamat : Desa Halong RT 3 Kecamatan Haruai Tabalong
TTL : Haruai 3 November 1983
Pekerjaan : Guru SDN 1 Nawin Hilir
Riwayat Pendidikan : SDN 2 Nawin Hilir
SMPN 1 Haruai
SMAN 1 Haruai
S1 - PGSD UT 2014
Pemenang Lomba : Anugrah Peduli Pendidikan dari Kemendikbud untuk Kategori Individu Bloger Desember 2015 lalu di Jakarta.
Juara 1 Lomba Media Pembelajaran se Kabupaten Tabalong.
Juara 1 Lomba Website Sekolah tingkat Provinsi Kalsel.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Waspada Kematian Bayi Masyarakat khususnya para orang tua, dimintai mewaspadai pada bulan februari sampai April mendatang. ...
-
Tatanjang Alat Menanam Jika Tajak digunakan untuk membersihan lahan pertanian sebelum tanam, maka Tatanjang, Tatujah atau Tatajuk d...
-
PAHAJATAN, “KAMPUNG KECIL” TEMPAT WARGA MEMOHON HAJAT Di Balangan, tepatnya di Desa Tungkap, Paringin Selatan, terdapat se...
-
Nilai Sejarah Semakin Dilupakan Benteng Tundakan bukan satu-satunya objek bersejarah yang terkesan terbangkalai tanpa sedikit pun ada ...




