Guru BP Harus Tangkal Narkoba
PARINGIN, Kini kondisi Balangan termasuk wilayah rawan peredaran
narkoba. Mencegah bahaya dan dampak barang haram ini, BNN Kabupaten
Balangan mengkampanyekan bahaya narkoba kepada anak sekolah lewat para
guru Bimbingan Penyuluhan (BP) disekolah SLTP se Balangan.
Kerja sama BNN Kabupaten Balangan dengan para guru BP ini, sebagai
bentuk antisipasi agar pengunaan dan kasus narkoba di kalangan pelajar
bisa diantisipasi lebih awal.
"Guru BP disekolah bisa menjadi teman sejati tempat mendapatkan
informasi, curhat,konsultasi dan solusi saat murid mengalami
permasalahan. Inilah yang ingin kita libatkan peran itu terkait dengan
sosialiasi anti narkoba pada para murid sekolah lewat guru BP ini,"
ungkap kepala BNNK Balangan AKBP Abdul Muthalib.
Dengan kedekatan dan peran guru BP dengan murid disekolah, menurut
Muthalib, bisa memaksimalkan sosialisasi anti narkoba di kalangan para
pelajar. Sebab, biasanya para murid sekolah bisa lebih terbuka dengann
para guru khususnya guru BP.
Setidaknya, lanjut mantan Wakapolres Balangan ini, para guru BP bisa
menginformasikan dan membantu siswa untuk bisa terhindar dari bahaya
narkoba.
" BNN berharap setelah para pelajar memahami tentang bahaya narkoba
lewat para guru BP ini, mereka selain dapar terhindar juga bisa menjadi
penggiat anti narkoba di lingkungan sekolahnya masing-masing melalui
kegiatan-kegiatan lanjutan," ujar Muthalib dihadapan para guru BP dalam
Advokasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap
Narkoba (P4GN) yang digelar BNN Kabupaten Balangan beberapa waktu lalu.
BNN Balangan sendiri, kata Muthalib, berharap lewat upaya P4GN ini bisa
mencegah, memberantas dan menjadi imun bagi masyarakat khususnya para
pelajar agar terbebas dari ancaman narkoba.
"Selain itu, kita berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar
secara bersama-sama melakukan pencegahan peredaran gelab narkoba serta
membantu korban penyalahgunaan atau pecandu narkoba untuk pulih kembali
melalui program rehabilitasi yang dijalankan oleh BNN,” pungkasnya.
(sugi)
Tuesday, 19 April 2016
KONI Studi Banding
KONI Bertandang Ke Kabupaten Bandung
PARINGIN, Untuk meningkatkan dunia olahraga di Balangan Komite Olaraga Nasional Indonesia (KONI) bersama-sama Disporaparbud dan Komisi 1 DPRD Balangan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung Jawa Barat.
Dalam kunjungannya ke kota Kembang itu, Koni, DPRD Balangan dan Disporaparbud bertemu langsung dengan jajaran KONI dan Dinas Olahraga Kabupaten Bandung untuk mengali informasi terkait bagaimana cara menumbuh kembang dunia olahraga.
"Kunjungan kita kesini untuk sharing kegiatan, bahasan Perda Olahraga, serta perbandingan pembinaan atlet yang dilakukan KONI Kabupaten Bandung dengan KONI Balangan," ujar ketua KONI Balangan, Marhat.
Menurut Marhat, terdapat kesamaan program antara kedua KONI daerah ini, yakni adanya program pembinaan berkelanjutan bagi atlet dan pemberian bonus bagi yang berprestasi dan peroleh medali pada ajang kejuaraan.
“Semoga dengan kunjangan ini KONI Balangan bisa lebih maju lagi baik dalam segi keorganisasian maupun menjalankan program," harapnya.
Sedangkan ketua Komisi 1 DPRD Balangan, Syabirin yang ikut dalam rombangan ini mengatakan, selain pembinaan olahraga, harus dipersiapkan pula produk hukum yang dapat membacking pembinaan yang dilakukan.
hal ini, kata politisi partai Golkar tersebut, bertujuan untuk melancarkan dan mensukseskan pembinaan tersebut.
Atas dasar itulah, lanjut dia, bersama KONI dan Disporaparbud melakukan studi banding ke KONI Kabupaten Bandung.
Kepala Disporaparbud, HM Hifni Effendi yang juga turut serta dalam rombongan studi banding tersebut mengungkapkan, studi banding ini bertujuan untuk menyerap sebanyak-banyaknya ilmu terkait pengembangan dunia olahraga dan pariwisata di Kabupaten Bandung sebagai bahan untuk diterapkan di Bumi Sanggam.
Pengembangan yang dimaksud, menurut Hifni, terkait pola anggaran dan program kerja.
"Semoga apa yang kita dapat di Bandung bisa diterapkan di Balangan demi kemajuan dunia olahraga dan pariwisata," pungkasnya. (sugi)
PARINGIN, Untuk meningkatkan dunia olahraga di Balangan Komite Olaraga Nasional Indonesia (KONI) bersama-sama Disporaparbud dan Komisi 1 DPRD Balangan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung Jawa Barat.
Dalam kunjungannya ke kota Kembang itu, Koni, DPRD Balangan dan Disporaparbud bertemu langsung dengan jajaran KONI dan Dinas Olahraga Kabupaten Bandung untuk mengali informasi terkait bagaimana cara menumbuh kembang dunia olahraga.
"Kunjungan kita kesini untuk sharing kegiatan, bahasan Perda Olahraga, serta perbandingan pembinaan atlet yang dilakukan KONI Kabupaten Bandung dengan KONI Balangan," ujar ketua KONI Balangan, Marhat.
Menurut Marhat, terdapat kesamaan program antara kedua KONI daerah ini, yakni adanya program pembinaan berkelanjutan bagi atlet dan pemberian bonus bagi yang berprestasi dan peroleh medali pada ajang kejuaraan.
“Semoga dengan kunjangan ini KONI Balangan bisa lebih maju lagi baik dalam segi keorganisasian maupun menjalankan program," harapnya.
Sedangkan ketua Komisi 1 DPRD Balangan, Syabirin yang ikut dalam rombangan ini mengatakan, selain pembinaan olahraga, harus dipersiapkan pula produk hukum yang dapat membacking pembinaan yang dilakukan.
hal ini, kata politisi partai Golkar tersebut, bertujuan untuk melancarkan dan mensukseskan pembinaan tersebut.
Atas dasar itulah, lanjut dia, bersama KONI dan Disporaparbud melakukan studi banding ke KONI Kabupaten Bandung.
Kepala Disporaparbud, HM Hifni Effendi yang juga turut serta dalam rombongan studi banding tersebut mengungkapkan, studi banding ini bertujuan untuk menyerap sebanyak-banyaknya ilmu terkait pengembangan dunia olahraga dan pariwisata di Kabupaten Bandung sebagai bahan untuk diterapkan di Bumi Sanggam.
Pengembangan yang dimaksud, menurut Hifni, terkait pola anggaran dan program kerja.
"Semoga apa yang kita dapat di Bandung bisa diterapkan di Balangan demi kemajuan dunia olahraga dan pariwisata," pungkasnya. (sugi)
Guru Harus profesional
Tenaga Pendidik Harus Berprestasi
PARINGIN, Untuk meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru, kepala sekolah dan pengawas, Dinas pendidikan setempat menyelenggarakan Pemilihan guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi se Kabupaten Balangan.
Terkait itu,
Bupati Balangan H Ansharuddin, menyampaikan pendidikan merupakan salah satu bidang yang menjadi prioritaskan di balangan.
Hal ini berdasarkan keyakinan bahwa, untuk mencapai sebuah tujuan atau keberhasilan, termasuk membangun suatu daerah atau bangsa, yang terpenting adalah faktor manusianya.
"Jika pendidikan diibaratkan sebagai kereta api, maka guru adalah lokomotifnya. dengan kata lain, guru adalah penggerak utama laju sebuah pendidikan. oleh sebab itu, kapasitas guru menjadi target yang perlu kita perhatikan kedepan,"jelasnya.
Apalagi menurut Ansharuddin, di era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi, baik pada tataran lokal, nasional, regional, maupun internasional.
"Saya berharap dengan pemilihan Guru, Kepala Sekolah dan pengawas berprestasi ini dapat mendorong motivasi, dedikasi, loyalitas dan profesionalisme guru, yang pada gilirannya akan berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja dan prestasi kerja. hal ini dapat dilihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan yang mampu menjadi SDM berkualitas, produktif, kreatif, dan kompetitif," harapnya.
Sedangkan, menurut Kepala Dinas pendidikan Balangan, Eddy Yulianto, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memaju peningkatn kinerja displin, dedikasi dan loyalitas guru, kepala sekolah dan pengawai sekolah demi untuk peningkatan mutu pendidikan.
Disebutkannya, peserta pemilihan guru , kepala sekolah dan pengawas tahun 2016 ini berjumlah 131 pendaftar, dimana mengalami kenaikan peminat pendaftar ditahun 2015 yakni sebanyak 60 orang.
""Pemilihan guru , kepada sekolah dan pengawas berprestasi kita harapkan bisa meningkatkan mutu dan SDM tenaga pendidik sehingga dapat tercapai tujuan pendidikan berkualitas,"pungkasnya. (sugi)
PARINGIN, Untuk meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru, kepala sekolah dan pengawas, Dinas pendidikan setempat menyelenggarakan Pemilihan guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi se Kabupaten Balangan.
Terkait itu,
Bupati Balangan H Ansharuddin, menyampaikan pendidikan merupakan salah satu bidang yang menjadi prioritaskan di balangan.
Hal ini berdasarkan keyakinan bahwa, untuk mencapai sebuah tujuan atau keberhasilan, termasuk membangun suatu daerah atau bangsa, yang terpenting adalah faktor manusianya.
"Jika pendidikan diibaratkan sebagai kereta api, maka guru adalah lokomotifnya. dengan kata lain, guru adalah penggerak utama laju sebuah pendidikan. oleh sebab itu, kapasitas guru menjadi target yang perlu kita perhatikan kedepan,"jelasnya.
Apalagi menurut Ansharuddin, di era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi, baik pada tataran lokal, nasional, regional, maupun internasional.
"Saya berharap dengan pemilihan Guru, Kepala Sekolah dan pengawas berprestasi ini dapat mendorong motivasi, dedikasi, loyalitas dan profesionalisme guru, yang pada gilirannya akan berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja dan prestasi kerja. hal ini dapat dilihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan yang mampu menjadi SDM berkualitas, produktif, kreatif, dan kompetitif," harapnya.
Sedangkan, menurut Kepala Dinas pendidikan Balangan, Eddy Yulianto, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memaju peningkatn kinerja displin, dedikasi dan loyalitas guru, kepala sekolah dan pengawai sekolah demi untuk peningkatan mutu pendidikan.
Disebutkannya, peserta pemilihan guru , kepala sekolah dan pengawas tahun 2016 ini berjumlah 131 pendaftar, dimana mengalami kenaikan peminat pendaftar ditahun 2015 yakni sebanyak 60 orang.
""Pemilihan guru , kepada sekolah dan pengawas berprestasi kita harapkan bisa meningkatkan mutu dan SDM tenaga pendidik sehingga dapat tercapai tujuan pendidikan berkualitas,"pungkasnya. (sugi)
PKK
PKK Laksanakan Rakerda Perdana
PARINGIN, Untuk pertama kalinya, TIM Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Balangan, Kamis (14/4) kemarin, mengelar Rapat kerja daerah (Rakerda) tahun 2016.
Rakerda ini dimaksudkan untuk merumuskan kembali program kerja TP PKK untuk periode mendatang dan evaluasi program kerja dan pelaksanaan yang telah dijalankan selama setahun terakhir.
"Rakerda ini kita bahas bersama dalam upaya menyusun program dan rencana kerja TP PKK periode satu tahun ke depan," ujar ketua TP PKK Balangan hj. Nursidah Ansharuddin.
Selain menyusun program, menurut istri Bupati Balangan ini, Rakerda ini juga merupakan bagian
untuk menyusun langkah-langkah antisipasi terhadap hambatan-hambatan maupun kendala-kendala lain yang mungkin akan muncul pada masa-masa mendatang terkait program kerja yang akan dijalankan.
"Semoga apa-apa yang kita laksanakan ini mampu memberi sumbangsih untuk kemajuan banua, mewujudkan Balangan yang lebih baik di masa depan," pungkasnya.(sugi)
PARINGIN, Untuk pertama kalinya, TIM Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Balangan, Kamis (14/4) kemarin, mengelar Rapat kerja daerah (Rakerda) tahun 2016.
Rakerda ini dimaksudkan untuk merumuskan kembali program kerja TP PKK untuk periode mendatang dan evaluasi program kerja dan pelaksanaan yang telah dijalankan selama setahun terakhir.
"Rakerda ini kita bahas bersama dalam upaya menyusun program dan rencana kerja TP PKK periode satu tahun ke depan," ujar ketua TP PKK Balangan hj. Nursidah Ansharuddin.
Selain menyusun program, menurut istri Bupati Balangan ini, Rakerda ini juga merupakan bagian
untuk menyusun langkah-langkah antisipasi terhadap hambatan-hambatan maupun kendala-kendala lain yang mungkin akan muncul pada masa-masa mendatang terkait program kerja yang akan dijalankan.
"Semoga apa-apa yang kita laksanakan ini mampu memberi sumbangsih untuk kemajuan banua, mewujudkan Balangan yang lebih baik di masa depan," pungkasnya.(sugi)
Perda Inisiatif

Dewan Anggarkan 3 Perda Inisiatif
PARINGIN,Wakil Ketua DPRD Kabupaten Balangan, M Nor Iswan mengatakan,pembentukan Raperda inisiatif tersebut, dengan sejumlah alasan dan latar, diantaranya seperti, Raperda inisiatif tentang Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak karena prihatin dengan makin maraknya tindak kekerasan pada perempuan dan anak di Bumi Sanggam.
“Kekerasan terhadap perempuan makin meningkat termasuk dalam rumah tangga, demikian juga dengan kekerasan terhadap anak mulai dari kekerasan fisik, sosial, hingga seksual. Ini yang harus kita disikapi,” tegas wakil rakyat asal Paringin ini.
Pengajuan raperda ini, menurut Politisi PKS ini, untuk mengkomodir keinginan masyarakat yang terlebih dulu melalui hasil dari penjaringan keinginan masyarakat itu sendiri dan telah memperoleh persetujuan dari seluruh anggota DPRD yang tentunya.
Raperda yang diajukan tersebut belum sesuatu final, karena masih akan dilakukan pengkajian badan pembentukan perda DPRD Balangan bersama Pemerintah Daerah tapi yang pasti sudah dianggarkan untuk 3 buah Raperda.
“Rencananya ketiga Raperda ini akan mulai Kita bahas di DPRD dalam waktu dekat ini bersama dengan beberapa Raperda lainnya yang diusulkan Pemerintah Daerah,’’ pungkasnya. (sugi)
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balangan akan mendorong 3 Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Inisiatif untuk digodog sebagai Perda dalam Prolegda pada tahun 2016 ini. Diantara ketiga Raperda tersebut, Tentang Perlindungan anak dan perempuan
Personel Polres Berganti
Enam Personil Polres Balangan Berganti
PARINGIN, Ada Enam Jabatan di Polres Balangan Dirotasi, perindahan jabatan ini, sesuai dengan surat telegram nomor ST / 650 / III / 2016. KEPUTUSAN KAPOLDA KALSEL : KEP / 4 / III / 2016 TGL 30 - 03 - 2016, tentang mutasi personil di lingkungan Polda Kalsel, ada lima pergeseran jabatan di lingkup Polres Balangan.
Ke Enam Jabatan tersebut, di antaranya Wakapolres, Kapolsek Paringin, Kapolsek Batumandi dan Kapolsek Lampihong.
Wakapolres Balangan yang dulu dijabat oleh Kompol Iwan Wahyu Purnomo digantikan oleh Kompol Reinaldo yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 2 Ditintelkam Polda Kalsel.
Sedangkan untuk jabatan tiga Kapolsek masing-masing dijabat oleh IPTU Anthoni sebagai Kapolsek Paringin, IPTU Rudi sebagai Kapolsek Batumandi, dan IPDA Krismianto menjabat sebagai Kasat Tahti.
"Perwira yang menempati jabatan baru agar bisa beradaptasi dengan cepat di lingkungan tugas yang baru," ujar Kapolres AKBP Sudrajad Hariwibowo disela serah terima jabatan yang dilakukan di halaman Mapolres Balangan, Rabu (13/4).
Wakapolres Balangan baru sendiri mendapat pesan khusus dari Sudrajat, agar jangan sungkan untuk menegur anggota yang tidak disiplin.
"Silakan tegur jangan sungkan, ini demi peningkatan kinerja personil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Balangan,''pesanya.
Sedangkan, untuk perwira yang pindah tugas di luar Polres Balangan seperti Kompol Iwan Wahyu Purnomo, Kapolres Balangan AKBP Sudrajad Hariwibowo mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini di Bumi Sanggam.
Dalam kesempatan yang sama, Wakapolres Balangan yang baru, Kompol Reinaldo menegaskan akan membenahi apa-apa yang kurang dari kinerja personil Polres Balangan, dan mempertahankan yang sudah baik.
"Saya siap bekerja dan membantu Kapolres dalam menjalankan tugas," pungkasnya (sugi)
PARINGIN, Ada Enam Jabatan di Polres Balangan Dirotasi, perindahan jabatan ini, sesuai dengan surat telegram nomor ST / 650 / III / 2016. KEPUTUSAN KAPOLDA KALSEL : KEP / 4 / III / 2016 TGL 30 - 03 - 2016, tentang mutasi personil di lingkungan Polda Kalsel, ada lima pergeseran jabatan di lingkup Polres Balangan.
Ke Enam Jabatan tersebut, di antaranya Wakapolres, Kapolsek Paringin, Kapolsek Batumandi dan Kapolsek Lampihong.
Wakapolres Balangan yang dulu dijabat oleh Kompol Iwan Wahyu Purnomo digantikan oleh Kompol Reinaldo yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 2 Ditintelkam Polda Kalsel.
Sedangkan untuk jabatan tiga Kapolsek masing-masing dijabat oleh IPTU Anthoni sebagai Kapolsek Paringin, IPTU Rudi sebagai Kapolsek Batumandi, dan IPDA Krismianto menjabat sebagai Kasat Tahti.
"Perwira yang menempati jabatan baru agar bisa beradaptasi dengan cepat di lingkungan tugas yang baru," ujar Kapolres AKBP Sudrajad Hariwibowo disela serah terima jabatan yang dilakukan di halaman Mapolres Balangan, Rabu (13/4).
Wakapolres Balangan baru sendiri mendapat pesan khusus dari Sudrajat, agar jangan sungkan untuk menegur anggota yang tidak disiplin.
"Silakan tegur jangan sungkan, ini demi peningkatan kinerja personil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Balangan,''pesanya.
Sedangkan, untuk perwira yang pindah tugas di luar Polres Balangan seperti Kompol Iwan Wahyu Purnomo, Kapolres Balangan AKBP Sudrajad Hariwibowo mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini di Bumi Sanggam.
Dalam kesempatan yang sama, Wakapolres Balangan yang baru, Kompol Reinaldo menegaskan akan membenahi apa-apa yang kurang dari kinerja personil Polres Balangan, dan mempertahankan yang sudah baik.
"Saya siap bekerja dan membantu Kapolres dalam menjalankan tugas," pungkasnya (sugi)
Pengurus KNPI Baru Balangan
Nurdian Wahyudi Terpilih Pimpin KNPI Balangan
PARINGIN, Nurdian Wahyudi terpilih secara aklamasi sebagai ketua Komite Nasional Pemuda Indinesia (KNPI) Kabupaten Balangan periode 2016-2019, Rabu (13/4) saat digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Balangan.
Musda yang digelar KNPI Balangan ini, selain dihadiri langsung oleh Bupati Balangan H Ansharuddi, Ketua DPRD Balangan H Abdul Hadi dan Perwakilan KNPI Provinsi Kalsel juga turut dihadiri 20 organisasi kepemudaan se Balangan.
Nurdian Wahyudi yang terpilih sebagai ketua dalam Musda KNPI yang berlangsunga di yang dilaksanakan di Aula Mayang Maurai ini mengungkapkan, dirinya kedepan akan membawa mengawal KNPI selaku wadah berkumpulnya organisasi kepemudaan akan membawa pemuda kabupaten Balangan lebih baik.
Untuk itu, lanjut Nurdian, dirinya sebagai ketua baru KNPI akan melakukan konsolidasi terhadap semua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di Bumi Sanggam.
"Kita juga akan menjalankan beberapa program prioritas untuk kegiatan KNPI kedepannya," tegasnya.
Salah satu program prioritas itu, lanjut Nurdian, yakni melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas OKP lewat pelatihan.
Selain itu, menurut Ketua Ikatan putra putri Al Washliyah Balangan ini, dirinya akan mendorong agar unsur kempemudaan turut serta berpartisipasi dalam proses pembangunan khususnya pembangunan daerah Balanga.
"Kita akan berusaha semaksimal mungkin agar KNPI khususnya dan pemuda Balangan umumnya bisa menjalankan perannya dengan baik. Salah satunya, turut serta dalam proses pembangunan Balangan," pungkasnya. (sugi)
PARINGIN, Nurdian Wahyudi terpilih secara aklamasi sebagai ketua Komite Nasional Pemuda Indinesia (KNPI) Kabupaten Balangan periode 2016-2019, Rabu (13/4) saat digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Balangan.
Musda yang digelar KNPI Balangan ini, selain dihadiri langsung oleh Bupati Balangan H Ansharuddi, Ketua DPRD Balangan H Abdul Hadi dan Perwakilan KNPI Provinsi Kalsel juga turut dihadiri 20 organisasi kepemudaan se Balangan.
Nurdian Wahyudi yang terpilih sebagai ketua dalam Musda KNPI yang berlangsunga di yang dilaksanakan di Aula Mayang Maurai ini mengungkapkan, dirinya kedepan akan membawa mengawal KNPI selaku wadah berkumpulnya organisasi kepemudaan akan membawa pemuda kabupaten Balangan lebih baik.
Untuk itu, lanjut Nurdian, dirinya sebagai ketua baru KNPI akan melakukan konsolidasi terhadap semua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di Bumi Sanggam.
"Kita juga akan menjalankan beberapa program prioritas untuk kegiatan KNPI kedepannya," tegasnya.
Salah satu program prioritas itu, lanjut Nurdian, yakni melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas OKP lewat pelatihan.
Selain itu, menurut Ketua Ikatan putra putri Al Washliyah Balangan ini, dirinya akan mendorong agar unsur kempemudaan turut serta berpartisipasi dalam proses pembangunan khususnya pembangunan daerah Balanga.
"Kita akan berusaha semaksimal mungkin agar KNPI khususnya dan pemuda Balangan umumnya bisa menjalankan perannya dengan baik. Salah satunya, turut serta dalam proses pembangunan Balangan," pungkasnya. (sugi)
Subscribe to:
Posts (Atom)
Waspada Kematian Bayi Masyarakat khususnya para orang tua, dimintai mewaspadai pada bulan februari sampai April mendatang. ...
-
Tatanjang Alat Menanam Jika Tajak digunakan untuk membersihan lahan pertanian sebelum tanam, maka Tatanjang, Tatujah atau Tatajuk d...
-
PAHAJATAN, “KAMPUNG KECIL” TEMPAT WARGA MEMOHON HAJAT Di Balangan, tepatnya di Desa Tungkap, Paringin Selatan, terdapat se...
-
Nilai Sejarah Semakin Dilupakan Benteng Tundakan bukan satu-satunya objek bersejarah yang terkesan terbangkalai tanpa sedikit pun ada ...





